Seorang pria di Katherine, Australia bagian utara, mengaku telah
menemukan fenomena rantai makanan terbalik, yakni seekor katak yang
memakan ular.
Pria bernama Adam Buzzo itu tengah berada
di rumahnya di kawasan Stuart Park, sekitar delapan kilometer sebelah
utara kota Katherine, ketika ia mendengar anjingnya menyalak di luar
rumah.
Ia pun ke luar rumah dan menemukan sesuatu yang
cukup mengejutkan; seekor katak hijau dengan ular berkepala jingga
setengah badan yang mencuat keluar dari mulut katak.
"Saya
melihat katak itu dan pergi mengambilnya, lalu meletakkannya di pot
tanaman, kemudian saya melihat ular di mulutnya," kata Buzzo seperti
dikutip ABC Australia.
"Saya belum pernah melihat katak
makan ular. Saya pikir ini bukan sesuatu yang Anda lihat sehari-hari,
dan saya harus mengabadikannya dalam foto," ujarnya.
Sementara
itu, Greg Smith dari Taman Nasional Wilayah Utara Australia,
mengatakan, ular berkepala jingga adalah ular yang berbisa dan bisa
membunuh katak hijau. Menurutnya, ular ini bisa melingkarkan tubuh
seperti cincin, yang juga beracun.
Meski demikian,
katak hijau itu beruntung karena bisa bertahan hidup. Buzzo mengatakan,
binatang itu masih berkeliaran di pekarangan rumahnya.
Jadi
bagaimana ular bisa dimangsa oleh katak? Smith menyebut, ular itu jelas
masih berusia muda. "Katak itu pasti menangkapnya saat lengah dan si
ular lalu menyerah."
"Katak hijau makan apa pun yang mereka bisa. Jika ia bergerak, ia akan ambil apa saja," imbuhnya.
Ular berkepala oranye dapat tumbuh hingga sepanjang 70 sentimeter dan melingkarkan tubuhnya seperti cincin selebar 60 sentimeter
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar